sponsor

Unduh Adobe Flash player

Senin, 08 Juli 2013

Review Sony Ericsson W200i Walkman



W200i pertama kali dikenalkan Sony Ericsson secara resmi pada bulan Januari 2007. Sudah tersedia di Indonesia pada pertengahan 2007.

Pada awalnya, W200i termasuk dalam handset kelas middle-end dengan kisaran harga diawal kemunculan sekitar Rp.1.7 jutaan. Seiring dengan berjalan waktu, harga W200i perlahan - lahan turun. Sekarang W200i berada di kisaran Rp. 900.000 (baru) dan Rp. 700.000 untuk harga seken, dapat dikategorikan dalam kelas low-end. Hal inilah menjadikan W200i sampai saat ini sebagai ponsel WALKMAN Sony Ericsson termurah, meskipun dalam kenyataanya masih ada W300i yang berharga dibawah W200i. namun tidak menjadi hitungan karena W300i sudah termasuk hp yang tidak diproduksi dan hanya bisa didapat dalam kondisi seken.

W200i terbilang hp yang dapat dikatakan tidak baru lagi. namun tidak ada salahnya saya selaku user w200i mereview hp saya punya, hitung - hitung berbagi pengalaman kepada teman - teman semua.
Dalam paket pembelian disertakan :
~ Hp w200i
~ Headset HPM-64
~ Standar Charger CST-60
~ Memori Stick Micro (M2) 128 MB
~ CD PC Suite
~ User Guide (Dalam Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)
~ SAR information (Dalam Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)
~ Quick Guide (Dalam Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)
~ Kartu Garansi
~ Kabel Data





DESIGN

W200i berdisain batang atau candybar dengan dimensi/berat 101 x 44 x 18 mm/85 gr. Cukup ringan dan pas dalam genggaman meksipun agak - agak "tebal". Dimensi W200i sama persis dengan K310i/K320i, tidak heran karena memang ketiga ponsel ini dapat dikatakan bersaudara. Selain dimensi yang sama, bentuk ketiga ponsel ini sangat mirip, perbedaan yang cukup menonjol terletak pada ukuran dan susunan keypad. Pada W200i, keypadnya lumayan kecil dan berhimpit, bagi yang berjari besar mungkin akan kesulitan namun tidak dalam waktu lama, kemungkinan ini hanya faktor kebiasaan. Untungnya, permukaan keypad cukup empuk dipakai mengetik.



Sayang, meskipun performa keypad sudah dirasa baik, hal ini tidak berlaku pada softkey, tombol back, tombol C serta joystik. Posisi tombol softkey kiri dan tombol back serta softkey kanan dan tombol c yang memiliki model sama seperti M600 (satu penampang untuk 2 tombol) membuat kita bisa salah tekan, terlebih pada jari yang besar, namun hal ini lagi - lagi terkait faktor kebiasaan. Entah kenapa joystik di W200i sedikit aneh, bagian atas joystik yang pipih membuat jempol sakit apalagi digunakan dalam jangka waktu lama.



Nuansa WALKMAN terpancar dalam bentuk W200i, list orange, yang merupakan warna khas Walkman terdapat di joystick dan earpiece juga tombol shortcut. Sementara dibagian bawah ponsel, tepatnya di atas fastport yang pada K310i/K320i menampilkan nama model telepon, di W200i diganti dengan logo Walkman. Juga di sisi kanan tulisan dan logo Walkman terpampang jelas. Hal ini menjelaskan kepada kita keseriusan ponsel ini di segmen musik

Sisi kiri W200i bisa dijumpai tombol shortcut ke fungsi WALKMAN dan slot M2 (hot swappable). Tombol volume nyempil sendirian di sisi kanan atas. Sisi atas dan bawah terdapat tombol power, Infra Merah, dan fastport. Bagian belakang ada kamera, speaker, logo WALKMAN dan tidak lupa logo Sony Ericsson yang selalu muncul di bagian ini.





Saat diluncurkan, W200i hanya mempunyai dua warna yaitu Rythm Black dan Pulse White. Sampai saat ini W200i mempunyai 4 warna baru, Mono Blue, Sweet Pink, Grey dan Aquatic White 


INTERFACE

Penampang layar menutupi setengah bagian depan W200i. Sama seperti ponsel Sony Ericsson kebanyakan, layar W200i mengadopsi mirror effect, dengan kata lain kita bisa bercermin disana, lumayan untuk melihat penampilan kita.W200i memiliki layar seluas 1.8 inch berkedalaman 65.536 warna berteknologi UBC (Ultra Bright Color) dengan kerapatan 128x160 piksel. Dengan kerapatan demikian, wajar tampilannya terkesan "kasar" namun sudah cukup bagus menampilkan isi ponsel. Ketika berada di bawah sinar matahari langsung, tampilan layarnya menjadi tidak kelihatan, brightness diatur 100 % dapat membuat tampilan terlihat meskipun sedikit.

Bagi kita pecinta ponsel Sony Ericsson pastinya hapal bagaimana susunan menu tersebut.Ya, 12 icon menu dalam deret 3x4 terpampang jelas, tidak ada efek animasi yang hadir disini. Menu - menu tersebut adalah sebagai berikut:
~ Playnow™
~ Internet services
~ Entertainment
- Operator Menu
- Games
- PhotoDJ™
- MusicDJ™
- Record sound

~ Camera
~ Messaging
- Write new (Text message, Picture msg, Voice message)
- Inbox
- My friend
- Email (Write new, inbox, Drafts, Outbox, Sent email, Saved email, Settings)
- Call Voicemail
- Drafts
- Outbox
- Sent messages
- Saved messages
- Templates
- Settings (Message alert, Text message, Picture message, Area info, Push, Voicemail number)

~ WALKMAN
- Now Playing
- Artists
- Tracks
- Playlists
- Videos

~ File Manager
~ Contacts
~ Radio
~ Alarms
- Alarm
- Recurrent alarm
- Alarm signal

~ Organizer
- Kalender
- Tasks
- Notes
- Calls
- Calculator
- Synchronization
- Timer
- Stopwatch
- Applications
- Code memo

~ Settings
- General (Profiles, Time & date, Language, Update service, Voice control, shortcuts, Start-up menu, Locks, Setup Wizard, Tips and tricks, Phone status, Master reset)
- Sounds & alerts (Ring volume, ringtone, Silent mode, Increasing ring, VIbrating alert, Message alert, Key sound)
- Display (Wallpaper, Themes, Start-up screen, Screen saver, Brightness, Sleep mode clock)
- Call (Divert calls, Manage calls, Time & cost, Show/hide my no., Handsfree)
- Connectivity (Infrared port, USB connection, Synchronization, Device mgmt., Mobile networks, Data comm., Internet settings, Streaming settings, Setting for Java™, Accessories)


Apabila anda bosan dengan tampilan W200, ya ganti aja tema-nya. Secara default, W200i memiliki 4 tema, Cheerful, Default, Orange orbit dan Stencil art. Semua tema tersebut adalah Flash theme (kecuali tema Default), atau tema yang menggunakan flash file. Penggunaan flash ini menyebabkan tampilan menu yang semakin menarik dan lebih interaktif dari menu standart.

PERPESANAN

W200i mendukung jenis perpesanan, bisa Email, SMS, MMS. Memori W200i sanggup menyimpan sampai 200 pesan. Sedikit mengecewakan memang, dimana saat ini sebagian besar ponsel menyediakan sampai 1000 pesan. Karena itu, bagi anda yang hobi SMS, siap - siap kerepotan menghapus sms anda. Untungnya, dalam menghapus pesan, anda dapat menandai dulu pesan mana yang ingin dihapus. Saran saya, lebih baik anda menghapus pesan anda menggunakan aplikasi manager semisal My Phone Explorer atau Float Mobile Agent.


WALKMAN


Termasuk dalam ponsel Walkman Sony Ericsson, tidak heran W200i "dipersenjatai" Walkman Player 1.0 Yang dapat diketahui dengan melihat tampilannya tidak support skin, visualisasi, album art. Sistem pengaturan lagu sudah mendukung IDtag, dapat menyusun lagu berdasarkan artis, trek serta playlist. Format file musik dan video yang disupport pun lumayan banyak selain mp3 dan mp4 (baik video maupun audio), juga amr, wav, 3gp, midi. Dalam user guide, disebutkan W200i dapat memutar format AAC dan AAC+, namun ketika dicoba tidak bisa bahkan dikenal pun tidak.
Saat didengarkan via speaker kualitas musik W200i dapat dikatakan cukup bagus, sayang speaker yang diletakkan di belakang bodi akan membuat permainan musik W200i berkurang apabila diletakkan datar. Kekuatan walkman sesungguhnya baru akan terlihat waktu menggunakan headset HPM-64, kualitas musik dapat dikatakan sempurna baik bass maupun treble. Dengan embel - embel Bass Reflex menjadikan efek bass terasa lebih nendang terlebih saat ekualiser Mega Bass™ diaktifkan.

Sistem multitasking berjalan sempurna di ponsel ini. Anda dapat mendengarkan lagu sembari menulis SMS, memainkan game & aplikasi, berinternetan, bahkan ketika menggunakan kamera.


KAMERA

W200i dilengkapi kamera VGA "polos" tanpa flash bahkan mirorr sekalipun. Hasil foto dapat diinterpolasi (diperbesar) sampai 1280x960 piksel (1 MP), bukan hal baru karena kemampuan ini juga terdapat di model lain semisal K310i, K320i, K300i, dsb. Pengaturan gambar terbilang standar hanya ada pengaturan brightness (dapat diatur menggunakan tombol volume), shoot mode, picture size, night mode, effects, self-timer, picture quality dan shutter sound tanpa ada pengaturan white balance atau autofokus.


Saat diujicoba hasil foto W200i terlihat mengecewakan, buram dan terlihat kusam apalagi pemotretan dilakukan dalam ruangan (indoor), selain buram dan kasar anda mendapatkan satu bonus lagi, noise. Di kondisi minim cahaya, malam misalkan, anda dapat menggunakan mode malam (night mode). Ketika diuji, night mode lumayan dapat diandalkan. Hasil foto terlihat lebih terang meskipun dalam kondisi cahaya yang sama.

Hasil Foto

Hasil Foto Tanpa Night Mode


Hasil Foto Dengan Night Mode


Hasil Foto Outdoor

 Video dapat merekam dengan ukuran 176x144 (QCIF) dan 128x96. Hasil video dapat dikatakan rata - rata, lumayan mulus biarpun masih terdapat patah - patah. Video bisa dicapture dengan menggunakan WALKMAN. Caranya, putar video di WALKMAN Player => Pause => more => capture frame.


KONEKTIVITAS JARINGAN

Sarana konektivitas nirkabel hanya ada infrared, tanpa adanya bluetooth. Dapat dikatakan ketinggalan sih, mengingat pada ponsel musik seharusnya dilengkapi dengan konektivitas yang mumpuni guna membagi - bagi file musik. Infrared di W200i dapat mentransfer data dengan kecepatan rata - rata 9 - 10 kb/s. Entah mengapa, ketika saya coba mengirim file dari Nokia 5300/5200, W200i tidak mau menerima file tersebut (infrared sudah berhadapan, namun di W200i muncul pesan bahwa sinyal inframerah tidak ditemukan).

Alternatif lain mengirim file adalah kabel data. Beruntung kabel data sudah disertakan dalam paket pembelian bersama driver dan PC Suite. Saat kabel data dicolok, muncul dua opsi pilihan, "File Transfer" dan "Phone Mode". Pilih Phone mode apabila anda ingin menjadikan W200i sebagai modem. Bila ingin menjadikan data storage, pilih mode File Transfer. Sayangnya, transfer data tergolong lambat, kecepatannya hanya berkisar 100 - 125 kb/s, cukup memakan waktu untuk mentransfer file berukuran besar.

Berjalan di jaringan triband GSM 900/GSM 1800 /GSM 1900 membuat W200i dapat dipakai diseluruh operator di tanah air (ya Indonesia lah !!!). Selain itu tersedia beberapa varian untuk jaringan pasar berbeda, W200a untuk pasar Amerika dan W200c untuk pasar Cina.


INTERNET

Meskipun masih mengandalkan GPRS sebagai akses jelajah dunia maya, performa internetnya lumayan kencang. Hasil tes menunjukan bahwa kecepatan internet W200i dapat mencapai 48 kb/s, rata - rata 45 kb/s (dites pada 11 Oktober 2008 sekitar pukul 6 sore), lumayan lah buat sekedar browsing. Hal ini tergantung dari kondisi jaringan operator itu sendiri atau dapat dikatakan dinamis.


Hasil Tes GPRS Via Speedtest.net

Seperti kebanyakan ponsel Sony Ericsson, browser internet dipercayakan pada Netfront. Fitur unik didalamnya yaitu Smart-Fit. Dengan fungsi ini, webpage otomatis disesuaikan dengan layar sehingga anda hanya perlu menggeser ke atas-bawah untuk menampilkan konten. Untuk akses internet yang lebih baik, disarankan untuk menggunakan web browser alternatif seperti Opera Mini, UCweb, dll. Web browser ini mengompres data sehingga data yang diterima menjadi lebih kecil tanpa mengurangi konten yang ada. 

HIBURAN

~ Games dan Aplikasi
Defaultnya, Sony Ericsson "membenamkan" dua buah game menarik di ponsel ini, lumayan untuk mengisi waktu luang. Game QuadraPop mengingatkan kita pada permainan tetris, uniknya yang anda susun adalah nada - nada, dengan musik yang lumayan apik, menambah seru permainan. Sedangkan game kedua, ada Treasure Towers. Game 2D slide scrolling ini juga muncul di K310i/K320i. Sesuai namanya, game ini berlatar belakang menara. Tugas kita menaiki menara tersebut sampai ke puncaknya, cukup simpel namun penuh tantangan. Selain laba - laba yang diam - diam merayap (eh, lho kok...), lantainya yang bertingkat - tingkat plus "licin", membuat kita bila berlama - lama dapat terjatuh. Jujur, awal - awal memakai W200i saya sempat keranjingan game ini (penasaran boo..), namun lama - kelaman akhirnya game ini dapat saya selesaikan dengan......STRESS.

Oke lanjut, selain game, W200i menyertakan 3 buah aplikasi bawaan yaitu FaceWarp, Music Mate dan News Reader. FaceWarp, sesuai namanya akan membuat wajah kita "melengkung", aplikasi cukup seru dijadikan bahan lawakan terutama saat - saat stress sehabis bermain Treasure Towers. Music Mate merupakan aplikasi untuk menampilkan chord atau nada. Sedangkan News Reader adalah RSS feed, yaitu sebagai penampil berita terbaru (news).

Teknologi Java MIDP 2.0 telah implementasikan dalam ponsel ini. Dengan begitu anda bisa leluasa menambah game/aplikasi, baik melalui internet ataupun dari PC lalu ditranfer ke ponsel menggunakan konektivitas yang ada (Kabel data, Inframerah). Hasil benchmark (pengukuran kinerja) Java menunjukan performa mesin Java W200i diatas rata - rata ponsel sekelasnya. Hal ini wajar mengingat memang rata - rata kinerja Java ponsel Sony Ericsson diatas rata - rata vendor ponsel lain. Dibawah ini adalah hasil pengujian menggunakan software JBenchmark2

Quote:
Originally Posted by Jbenchmark2 Result

~ PhotoDJ™ dan MusicDJ™
PhotoDJ™ dan MusicDJ™ adalah fitur hiburan standar ponsel - ponsel Sony Ericsson. PhotoDJ™ dapat dikatakan sebagai aplikasi "image editing", disini kita bisa mengolah hasil foto menjadi lebih berkualitas biarpun fitur - fitur yang ada di dalamnya lumayan sederhana. Bila PhotoDJ™ dikatakan "image editing", MusicDJ™ dapat juga dikatakan "komposer". Disini anda dapat membuat nada - nada berformat midi (.mid) yang dapat dijadikan ringtone.

~ Radio
Seperti radio hp - hp Sony Ericsson umumnya, fasiltas radio di W200i disusupi fitur RDS (Radio Data System) yang bisa mengorek informasi data - data radio yang sedang mengudara. Sayangnya radio di wilayah saya masih belum ada satupun yang menggunakan RDS ini sehingga pengujian belum dapat saya lakukan.

Tangkapan sinyal tergolong bagus, bahkan kita bisa memilih mode Stereo ataukah Mono. Output suara (via speaker) terdengar "merdu", sama seperti permainan musiknya. Apabila dinikmati melalui headset, dalam hal ini saya tidak banyak komentar, satu jempol saya berikan kepada W200i.

W200i bisa menyimpan hingga 20 stasiun radio. Stasiun radio nomor 1 - 9 dapat dipanggil secara cepat menggunakan keypad. Sayangnya, Sony Ericsson masih belum membenamkan fitur record radio, saya harap kedepannya fitur ini bisa ditambahkan.


MEMORY

Sebagai ponsel musik, kurang afdol rasanya apabila bermemori kecil. Untungnya Sony Ericsson mengerti akan hal ini, memori telpon tersedia 27 MB dan ditambah Memori Stick Micro™ (M2) sampai 2 GB. Dalam paket penjualan, disertakan M2 berkapasitas 128 MB, lumayan untuk menampung sekitar 30 lagu (4 MB/lagu, 128kbps).

Slot memori W200i sudah bersifat hot swap, artinya anda dapat mencabut kartu memori tanpa harus merestart ponsel. Selain itu, peletakannya pun terbilang tepat yaitu disamping kiri, dibawah tombol shortcut Walkman. Untuk memudahkan pengguna, dipenutup kartu memori terdapat tulisan M2.

FITUR LAIN

Selain fitur yang sudah saya sebutkan diatas, terdapat beberapa fitur umum lain khas Sony Ericsson seperti:
- Call Recording (perekam panggilan)
- Code memo (pengingat password)
- My Friend (aplikasi IM / chatting)

Juga fitur umum ponsel:
- alarms
- calender
- notes
- calculator
- sinkronisasi (synchronization)
- timer
- stopwatch
- perekam suara


BATERAI

Menggunakan baterai Lithium Polymer, Sony Ericsson BST-36 dengan kapasitas 780mAh, W200 sanggup memberikan waktu siaga (standby time) sampai 300 jam, waktu bicara (talk time) sampai 7 jam. Apabila dalam pemakaian normal (tidak terlalu sering telepon, sms, dan mendengarkan musik), sanggup bertahan sampai 2 hari. Durasi ini bisa menurun drastis apabila sering mendengarkan musik, jepret-jepret, telepon dan sms tidak tanggung - tanggung penurunan bisa sampai 50 %, atau dengan kata lain cuma bisa bertahan satu hari.


KESIMPULAN

Dengan iming - iming WALKMAN Phone, W200i menjelma menjadi hp sekaligus pemutar musik. Dilihat dari bentuknya, sudah nampak keseriusan W200i sebagai ponsel WALKMAN. Dari keluaran suara yang terbilang baik, secara garis besar mengisyaratkan kesanggupan ponsel ini membawa label WALKMAN.

Serius di pemutar musik membuat beberapa fitur terbilang tanggung. Tidak adanya bluetooth, kamera yang mengecewakan, baterai yang tidak tahan lama, serta layar yang tidak terlihat di bawah sinar matahari adalah beberapa nilai negatif dari ponsel ini.

Hal ini terbilang wajar mengingat harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Bisa jadi, pengurangan fitur inilah yang membuat W200i berharga terjangkau. Bagaimanapun, secara keseluruhan performa handset W200i dapat dikatakan baik dan valueable WALKMAN Phone.

Read more: http://echodock.blogspot.com/2009/11/review-sony-ericsson-w200i.html#ixzz2YRgstFbM